Berbagi Rokok!

Hari ini cuacanya sangat cerah secerah  yang lagi baca tulisan ini dalam hati. Biasanya kalau lagi liburan itu enaknya di rumah tidur atau menghabiskan waktu ngobrol dengan orang tua. Tapi hadran memutuskan untuk riding ke kota rantau dengan motor tuanya (c70) eh motornya emang tua tapi yang makai hadran muda dan tamvan loh.
Kurang lebih sekitar satu jam tiga puluh menit dari kota banjarbaru hujan tiba-tiba turun tanpa permisi seperti dia yang pergi tanpa sepatah kata, hilang gitu aja, halah apaan sih. Hadran mulai tampak panik karena motor tuanya kalau kena air biasanya mogok, hadran memutuskn langsung mencari tempat berteduh, kebetulan toko-toko dipinggir jalan sudah mulai tutup,jadi orang banyak berteduh.  Akhirnya hadran dapat tempat berteduh disebuah toko yang ada bengkelnya gitu, tapi hanya ada seorang laki-laki, dalam hati hadran berkata "waduh coba perempuan,kenapa batang sih, kalau perempuan kan enak bisa sambil kenalan".

Hadran mulai menyalakan rokoknya, sembari menoleh perlahan kearah laki-laki tadi seperti gelisah, oh ternyata rokoknya habis, hadran agak songong juga sih, sebattt dulu mang, kata hadran kepada seorang laki-laki tadi, wah terima kasih rokoknya mas.
..
Obrolan mulai terjadi ~
Hadran : mau kemana mang?
Laki-laki : mau jalan ke bitahan, km mau kemana mas?
Hadran : wah searah aja bitahan tuh,aku mau ke trantang nih,tiba-tiba hujan disini nah,padahal disana tadi cerah loh mang..
Laki-laki : iya disini hujan kadang tiba-tiba datang mas,kayak mantan.
Hadran : *hening* ah bisa aja siamang
Laki-laki : mas hujannya sudah mulai reda itu
Hadran : iya mang,aku duluan ya mang, *tiba-tiba* motornya nggak bisa nyala
Laki-laki : kenapa motornya mas?mogokkah?
Hadran : iya mang,wadaw
Laki-laki : yaudah sini aku bantu dorong,kan searah juga.

Brrr brr brr dalam hati hadran berkata *untung tadi aku nawarin rokok, coba kalau nggak, bisa nggak kenal dan bakalan dorong ini motor berkilo-kilo,  ternyata masih banyak orang baik,  hanya dari sebatang rokok loh, tidak ada kecurigaan dengan orang yang tidak dikenal*

Bukbukbukbuk

Kentut Kamu!

Selepas pulang kerja gimana kalau kita nongkrong sebentar,sudah lama kita nggak pernah ngumpul,ya walaupun untuk minum secangkir kopi dan melihat keindahan ciptaan tuhan (wanita), kata palui kepada kedua temannya si udin dan hadran.

Setibanya di warung kopi pinggir jalan biasa mereka minum kopi hanya untuk bersantai, tiba-tiba ada wanita yang begitu cantik pada umumnya, ciri-cirinya seperti yang lagi baca dalam hati saat ini. Pandangan mata hadran kepada wanita itu berbeda, nah si palui ini kan teman yang sengklek, dipanggil lah si wanita itu tadi.

Palui : *kiw kiw*  ini ada teman aku dari tadi mandangi km terus,kayaknya dia suka. Hahaha
Wanita : *tersipu malu* sambil berkata ah kalau berani,kesini sendirilah
Udin : cepat dran ,sikat ,kiw
Hadran : diam membisu karena malu

Setiap tongkrongan mungkin berbeda-beda ya buat menghibur diri selepas bekerja seharian penuh dan waktu ngumpul sama teman kadang-kadang berkurang.

Tiba-tiba ada aroma yang sangat mantap!

Palui : *pretttt preeettt* hmmm aroma kentut siapa ini?
Udin : *diam* fokus dengan permainan pubg mobilenya karena sudah puas ngatain si hadran.
Palui : *ketawa jahat*
Hadran : beh ini pasti palui yang kentut,bau telur busuk,buruk lalu!!!

Hahaha iya hadran maaf aku sudah nggak kuat lagi nahan buat menjauh,eh masih untung juga loh aku keluar anginnya aja,coba kalau ku kasih bonus ampasnya,pasti ku selai ke hidung km.

Halah bayar-bayar ayo pulang besok kerja lagi.

Oh,Seperti ini rasanya ?

Sisa pahit disepanjang tahun 2018 sepertinya perlahan akan memanis di tahun baru 2019. Kehidupan yang sebelumnya tidak pernah terpikir, bahkan terlintas, tapi pernah juga sih tidak sengaja nonton acara televisi indosiar yang menjijikan salah satu judul sinteronnya "jatuh misqin itu nikmat" disebalah pojok kanan atas ada tagar #kisahnyata ,akhirnya dialami oleh seorang anak bernama andrain, saat seorang pemimpin kepala rumah tangga (bapak) meninggalkan andrain dan ibunya untuk menghadap sang pencipta,semoga beliau disana damai.

Berubah "hahaha" kehidupan berubah yang awal mula stabil menjadi oleng kapten. Tapi berkah dari kehilangan seseorang yang menjadi tulang punggung keluarga itu sangat nikmat dan nyata. Bagaimana tidak nikmat, Kehidupan yang belum pernah dirasakan dia mencoba mengajarkan untuk andrain apa sih itu perjuangan mencari rezeki yang halal, tanpa menindas,menjatuhkan,merampas hak,bahkan membunuh sesama. Tahun 2018 yang menurut andrain sangatlah melelahkan,perjalanan merangkak pun harus dijalaninya,kehidupan seakan memaksa diri andrain untuk menyerah, "hahaha mantapanjing tidak semudah itu kata andrain".

Walaupun harus menguras pikiran, menjalani berbagai pekerjaan yang menuntut untuk biaya kehidupan sehari-hari,mengelus dada untuk menahan nafsu yang terus menggoda hasrat,ketika teman-teman begitu bahagia tanpa beban pikiran,tapi itu tidak masalah,karena setiap manusia ujiannya berbeda-bedakan kata andrain dalam ruang obrolan yang berkecamuk dibenaknya. Waktu tidur yang biasanya dinikmati orang pada umunnya 8 jam tidak berlaku bagi andrain saat tahun 2018, tidur 2-4 jam perhari saja sudah cukup,karena pikiran selalu dihantui rasa khawatir akan tidak bisa mencari nafkah, padahal kalau kehidupan stabil mungkin andrain akan bilang seperti ini "kalau khawatir akan hari besok,sama aja ya kita ragu akan Kuasa Sang pencipta, hahaha"!

Wer wer wer akhirnya andrain bisa keluar dari keterpurukan, dengan terus percaya kepada sang pencipta,tanpa campur tanganNYA mungkin perjalanan panjang selama tahun 2018 akan sangatlah sulit,bahkan hal gila pun bisa dilakukannya, terimakasih sang pencipta atas segala nikmat yang engkau berikan dari manapun datangnya. Selamat tahun baru 2019 perjalanan masih panjang,terima kasih kawan yang sudah mau mendengarkan ide-ide konyol yang mungkin akan terealisasi ditahun 2019 semoga ya,cerita yang sederhana bersama secangkir kopi disela-sela kesibukan masing-masing,maaf kawan jika saat bahagia aku melupakan kalian disaat kalian terjatuh bahkan lebih ngeri,begitu baik adab kalian dalam merespon manusia yang bahkan sempat hilang arahnya, brrr jadikan setiap pertemuan dan perpisahan sebagai alasan untuk tetap hidup berjuang untuk orang yang kita cintai dan jangan lupa peduli lingkungan sekitar tanpa melupakan kewajiban sendiri, kata andrain selepas dia kentut karena kebanyakan begadang.

Ba’atang Dua ?

Urang Banjar nang anum-anum saku ada jua temasuk ulun nang mengetik nih kada tahu lawan arti Ba'atang dua (¬,¬”) tapi pas ulun betakun wan mencari akhirnya tahu artinya. 
“atang”: wadah bamasak nang pakai kayu bapangkih. amun “Ba'atang dua” paribasa Banjar, nang maknanya “babini dua”. Amun lalakian babini dua, atangnya dua jua. Amun bininya labih pada dua, baarti atangnya banyak lagi.


Lirik Lagu - Ba’atang Dua
Cipt : Nor Hasan
arr : Ahyan
Voc : Lilis Cynthia
Purunnya umai purunnya 
hampian manggampir dua
purunnya umai purunnya
kasih sayang tabagi dua
hoo . . . haa . . .
marista bujur marista
hoo . . . haa . . .
lantaran ba’atang dua
Purunnya umai purunnya 
hampian manggampir dua
purunnya umai purunnya
lantaran ba’atang dua

Reff:
Kada sampuk nang saikung
kada ru’us maharagu
cakah cakah kamirawaan
marista kaputingannya (2X)
Paisan si iwak patin
ramania cakang dua
marista sampai ka batin
lantaran ba’atang dua

Halin - Lagu Banjar (Kalimantan Selatan)

Dengarkan lagu Halin - Original Panting Kalimantan Selatan


Lirik - Halin
Cipt. M. Syukri Munas

Banaik pinang, si bungas langkar, banaik pinang
Batis bakait, jangan dibasuh
di banyu karuh,di banyu karuh
Lamun taganang, si bungas langkar, lamun taganang
Wayah ba'ulit, banyunya mata, kahada taduh

Reff :
Basaksi marangkay janji
badapat batamu sudah batali
umay padihnya, kada badaya badanku
Basaksi marangakay janji
badapat batamu sudah batali
tinggal basarah, lawan Nang Kuasa
Illahi......Robbi
Daun bingkudu, si bungas langkar, daun bingkudu
kambanglah rampay, jangan diikat
di buncu kain di buncu kain
halinlah juduh, si bungas langkar, halinlah juduh
baluman sampai taniat hati
kada ka lain kada ka lain

Rayu Amang!



Aku hakun aja nginum barak kupi ikam. Kada papa aja mun pahit lawan meulah gigiku hirang. Aku ketuju aja meulah ikam tetawa "hahaha" rayu amang.

 
oh andrian © 2014 - 2020 | All Right Reserved