Jangan Biarkan Aku Sendiri

 

Dengan kerisauan hati
Aku berdialog mesra pada rasa bosan
Mohon jangan biarkan tercipta keraguan
Sebab tempat singgah ada padanya

Jika rasa bosan kembali menghampiri
Untuk mengatakan rindu oh wahai kasihku
Maka ingatkan aku saat memintamu membalasnya
Aku pasti akan mengerti

Hingga aku kembali tersadar
Engkau alasanku selalu mengucap rindu
Yang selalu senantiasa membuatku tersenyum
Malam-malamku menjadi bersinar

Tidak banyak harapku
Jangan pernah kau pergi jauh
Biarkan jiwamu merasuk dalam jiwaku
Dan jalani seperti janji yang selalu terucap mesra.

Belum Sempat Terucap

 

Sejak hari itu,aku bermimpi dengan mimpi yang selalu berulang
Ketakutan yang tidak bisa hilang dengan begitu saja
Aku memiliki rasa tidak nyaman yang selalu berulang
Hari-hari penyesalan yang selalu berlangsung,hingga sekarang

Tubuhku masih menggigil,namun masih bisa berdiri tegak
Aku mencoba menahan rasa itu,selalu tanpa ada jawaban
Kebencian dan kesedihan yang harus dihindari
Bahwa ini hanyalah kenyataan yang tak ada harapan

Dilain waktu pertemuan kita
Aku akan mencari jawaban yang lebih baik untukmu
Ada hal yang sangat ingin kukatakan padamu
Walaupun banyak hal yang sudah terjadi.

Biarkan Aku Berlayar

 

Perlahan aku bisa merasakan
Ketakutan pada malam tidak ada lagi
Aku terus berlayar dalam gelapnya malam
Bersama udara malam yang mendesis seperti jeratmu sayang

Apakah kau bisa melihatku kembali
Yang selalu menunggu dalam gelapnya malam
Yang selalu berharap bisa berlayar bersamamu
Jangan biarkan rasa ini berlayar dengan sendirinya

Seakan tidak tahu arah
Haruskah aku pergi dengan wajah bahagia
Dan kembali berlayar hingga aku lupa
Apakah itu kau yang selalu memanggil mesra namaku.
 

Masih Tentang Kabut Asap

 

Kenapa ada orang yang senang membakar lahan
Sedangkan anak mereka selalu menikmati kabut asap
Kenapa ada orang yang senang menerima uang haram
Sedangkan anak mereka selalu menikmati untuk dimakan

Kenapa tuan kaya tertawa saat memberi uang
Sedangkan tuan miskin masih sibuk membakar lahan
Hanya karena uang,kabut asap menjadi petaka setiap tahun
Bukankah itu menjadi hal yang sangat lucu

Selalu berulang dan berulang
Tidak ada perubahan,hanya menjadi semakin buruk
Oh Tuhan,kau menyaksikan segalanya
Tanah lahirku hanya berselimutkan duka kabut asap

Kembali berharap dan selalu berharap
Semoga tuan pembakar lahan tidak mementingkan uang
Coba rataplah alam sekitar
Jangan biarkan alam menerima duka yang selalu berulang.

Gelap Malam

 

Angin malam menghantam tubuh dengan mesra
Malam begitu tenang,hanya ada gemerlap cahaya bintang
Sedikit alunan musik dari binatang malam
Perlahan ku mengenang pada kesalahan masa lalu

Jika ikhlas membuat hati damai
Maka akan kucoba berdamai dengan hati
Hingga kesalahan masa lalu menjadi pelajaran
Untuk masa depan...

Dan jika saatnya tiba berjumpa dengannya
Kesalahan masa lalu tidak akan kembali terulang
Hingga tercipta kemesraan dalam setiap suka duka
Ya...harapan yang memang sederhana

Selamat Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-65 Tahun

Yeah, Saya sebagai penduduk asli kalimantan selatan, tentu sangat berbahagia dan bangga :fire , karena hari jadi provinsi kalimantan selatan jatuh pada 14 Agustus 1950 - 14 Agustus 2015, yang ke-65 tahun, waw :rainbow .

Hari jadi provinsi kalimantan selatan kali ini mengangkat tema :

"SAARAH SATUJUAN, SAJUKUNG SAHALUAN, SAHATI SAKATA"

Yang dimaksud dari Saarah Satujuan, Sajukung Sahaluan, Sahati Sakata :
Kita harus selalu setia dengan pancasila, UUD 1945, NKRI, juga dengan proklamasi kemerdekaan Divisi ALRI Pertahanan Kalimantan. Kita harus tetap barakat mufakat dalam membangun banua tercinta, kita harus saling akur antar sesama warga kampung, wakil rakyat juga pejabat pemerintah lainnya. apa yang dikehendaki oleh warga,apa yang pernah dijanjikan, apa yang pernah dirapatkan, segera dikerjakan sesuai rencana. sesuaikan antara suara hati nurani, suara rakyat dan perkataan kita dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan dan Harapan untuk banua tercinta :
Jangan pernah menghkhianati NKRI
Jangan lagi ada dusta-mendusta.
Jangan pernah menghianati pajuan bangsa maupun daerah kita.
Jangan pernah enak sendiri saja sedangkan warga menderita.

Kalau sering mendusta, bila suka ingkar janji, itulah penghianat sejati.

Orang kampung jangan diimingi janji-janji yang tidak mungkin dikerjakan.
Orang kampung jangan ditipu dengan gelar atau ijazah palsu.
Orang kampung jangan disakiti dan hukum yang tidak adil.
Orang kampung harus maju, makmur dan pendidikan yang tinggi.
Filosofi dan Makna dari logo hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-65 :
Warna Hijau: memiliki arti Kesuksesan, Kreatif, Kesuburan dan Persahabatan

Warna Kuning: memiliki arti Kebersamaan, Kesetiaan dan, Kemakmuran

Warna Merah: memiliki arti Keberanian, Kekuatan, Semangat dan, Bertanggung-jawab
Ditambah dengan lambang Jukung Tambangan sebagai alat transportasi Kalimantan Selatan pada tempo dulu yang memiliki makna kebersamaan dalam mengayuh biduk kehidupan untuk mencapai satu tujuan.

Ditambah sedikit pola motif kerasi kembang kenangan untuk menghiasi diatas angka 6 yang memiliki makna keharuman dan kharisma yang tinggi bagi sebuah kota yang maju.
I LOVE KALIMANTAN SELATAN - URANGNYA LANGKAR-LANGKAR.

 
oh andrian © 2014 - 2020 | All Right Reserved